Dua istilah yang sebetulnya menyatu dan merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi adalah database dan SIM NUPTK, sering membuat sebagian Guru khususnya guru honor di provinsi Jambi mempertanyakan istilah tersebut.
Pertanyaan ini sering disampaikan ketika mereka datang ke LPMP Provinsi Jambi khususnya Seksi Program dan Sistem Informasi yang memang mengolah SIM NUPTK Provinsi Jambi, dan pertanyaan itu juga kadang disampaikan melalui telepon.
Sejak disampaikan oleh Pemerintah bahwa Guru yang berstatus honorer (tenaga honor yang diangkat melalui proses seleksi oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah dan diberikan honor melalui anggaran APBN atau APBD) akan diangkat menjadi CPNS. Selanjutnya proses untuk menjadi CPNS tersebut dipersyaratkan bagi mereka yang namanya tercantum dalam database ……
Kata dalam database tersebut selanjutnya diterjemahkan dengan database yang ada di SIM NUPTK, maka inilah yang sering dipertanyakan oleh beberapa orang Guru di Provinsi Jambi, sampai ada yang mengira bahwa dengan tercantumnya nama dalam SIM NUPTK serta dengan memperoleh Nomor NUPTK mereka akan menjadi CPNS. Padahal sampai dengan saat ini tidak ada keterangan dari Pemerintah khususnya Depdiknas yang mengatakan tentang pengangkatan seorang guru honor menjadi CPNS karena tercantum dalam SIM NUPTK.
Database dimaksud adalah database (guru) yang proses pendataannya dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah setempat yang selanjutnya diterbitkan menjadi Nomor Induk Tenaga Honor (NITH) oleh BKN.
Jadi SIM NUPTK berbeda dengan Nomor Induk Tenaga Honor, dan SIM NUPTK bagi guru sangat penting artinya bagi pelaksanaan 9 program Direktorat Jenderal PMPTK (sebagaimana tulisan yang disampaikan pada “PENTINGNYA NUPTK BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN”), karena dengan Nomor NUPTK yang dimiliki oleh Guru maka dinyatakan bahwa Guru tersebut tidak double counting datanya. Dan untuk memperoleh 9 program tersebut para Guru harus mengisi Nomor NUPTK, misalnya dalam pengisian form A1 calon peserta Sertifikasi Guru, Daftar usul Inpassing bagi guru honor, dan sebagainya).
Dari uraian tersebut, maka sekedar untuk memberikan penjelasan tentang istilah database dan SIM NUPTK perlu adanya penjelasan agar nantinya para Guru dapat lebih memahami arti dua istilah tersebut.
Beberapa sumber yang dikutip mengatakan bahwa, database memiliki arti yang berhubungan erat dengan :
- Basis data, yaitu kumpulan data yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan yang tidak perlu guna memenuhi berbagai kebutuhan.
- Sekumpulan informasi yang disusun sedemikian rupa untuk dapat diakses oleh sebuah software tertentu.
- Kumpulan data yang disusun berdasarkan field dan record sehingga membentuk informasi yang sangat berguna.
- Sekelompok data yang memiliki jenis/sifat yang sama.
Istilah lainya juga yang berhubungan dengan database ;
- Database user, sebutan bagi para pengguna basis data.
- Database block, komponen dari system informasi.
- Database server, sebuah node pada sebuah jaringan computer.
- Database engine, modul program yang menyediakan akses.
- Database systems, penerapan database ke dalam system informasi.
- Di dalam database itu sendiri terdapat istilah table yang terdiri dari field, dan record, table adalah tempat menyimpan data, field disebut juga sebagai kolom atau bagian dari table tempat menyimpan data, dan record disebut juga baris dalam suatu table penyimpan data.
Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, mupun pengambilan keputusan. Dengan kata lain data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting baik untuk saat ini maupun yang akan datang. Untuk mengolah database tersebut, dapat menggunakan Microsoft Access, Foxpro, dsb.
Sedangkan SIM NUPTK, adalah : Sistem Informasi Manajemen yang mampu membaca data double counting dalam mengolah data Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara detail dan historikal dengan memberikan 16 digit numerik yang bersifat unik kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki informasi yang baik dan lengkap.
SIM NUPTK merupakan software yang dikhususkan memiliki kemampuan mengolah database NUPTK. Jadi database PTK tidak dapat diolah dengan baik apabila tidak memiliki software pengolah data (SIM NUPTK). Sebaliknya SIM NUPTK juga tidak dapat menyajikan data apabila tidak ada database-nya.
Jadi kedua komponen/unsur tersebut saling melengkapi satu sama lain dalam suatu system dan mempunyai fungsi yang berbeda dimana database sebagai fungsi penyimpan data dasar sedangkan SIM-nya sebagai interface dalam proses input, edit, sampai pada penyajian/pelaporan data. Apabila kedua unsur tersebut digabung maka menjadi suatu system yaitu SIM NUPTK. Secara ilmiah SIM NUPTK juga mempunyai database juga.
Berdasarkan uraian tersebut jelas bahwa semua SIM pasti mempunyai databasenya, misal SIMPEG, SIM Kependudukan, SIM Perpustakaan, SIM Sarana, SIM Keuangan, SIM Penabung di Bank, dan sebagainya (terlepas dari salah atau benar istilah tersebut) yang penting semua SIM memiliki database masing-masing dengan jenis data yang diinput juga masing-masing, yaitu :
- SIM keuangan, databasenya tentang perhitungan keuangan.
- SIM Perpustakaan, databasenya tentang buku.
- SIM Kependudukan, databasenya tentang penduduk secara keseluruhan di suatu wilayah.
- SIM NUPTK, tentu database tentang PTK.
- Dan sebagainya
Sedangkan database untuk NITH, tentu mempunyai karakteristik dan pendataan tersendiri yang dilakukan oleh BKD atau BKN khusus bagi tenaga honorer yang diangkat melalui proses seleksi oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah dengan mendapatkan honor dari APBN/APBD dengan tujuan tertentu sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh BKD/BKN.
Nah, Semoga tulisan ini dapat membantu memperjelas pemahaman para Guru (khususnya guru honorer) semoga dapat memposisikan diri mereka, apakah mereka termasuk dalam database NITH atau SIM NUPTK. Tidak semua yang memperoleh NUPTK akan memperoleh NITH sementara yang memperoleh NITH sudah tentu masuk dalam SIM NUPTK karena SIM NUPTK pada prinsipnya mendata seluruh Guru baik PNS maupun Honorer apapun statusnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar