- 51.015 (Guru, Kepala Sekolah, dan Wakil Kepala Sekolah);
- 6.094 (Kepala Tata Usaha, Pegawai Tata Usaha Sekolah, Bendahara, Pustakawan, Pesuruh/Penjaga Sekolah, Juru Bengkel, dan Petugas Instalasi);
- 70 Tenaga Laboran;
- 407 Pengawas/penilik; dan
- 385 Tenaga PTK PNF
Suatu jumlah yang cukup besar bukan, nah perhitungan tersebut belum termasuk data PTK di Madrasah, saya yakin dan percaya bahwa data yang disajikan tersebut dianggap masih saja ada data PTK yang tertinggal. Buktinya setiap hari selalu ada saja PTK/Guru kita yang datang ke LPMP untuk mendapatkan pelayanan informasi tentang NUPTK-nya, bermacam-macam, misalnya :
- Ada yang memang belum masuk sama sekali
- Ada yang sudah masuk datanya tetapi tidak lengkap sehingga tidak memperoleh Nomor NUPTK yang digenerate di Sub Bagian Data dan Informasi Setditjen PMPTK di Jakarta.
- Ada yang sudah masuk datanya tetapi belum juga memperoleh Nomor NUPTK
- Ada yang datanya double counting.
- Ada yang datanya yang lost link, artinya tidak terkoneksi dengan sekolah dimana yang bersangkutan bertugas sehingga apabila di print out data sekolahnya, nama PTK/Guru yang bersangkutan tidak ada namun bila dicari dengan menggunakan fasilitas check data berdasarkan nama dan tanggal lahir barulah ketemu.
dan sebagainya.
Sebagaimana kasus yang pernah terjadi, contohnya ketika ada seorang guru bernama pak Chem Austar Guru SMAN 2 Batang Hari kecamatan Muara Tembesi yang kebetulan datang ke LPMP Provinsi Jambi ingin memperbaiki data NUPTK dengan membawa surat pengantar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Batang Hari, beliau datang dan bertanya tentang penyebab belum tercantum namanya pada hasil print out data guru di SMAN 2 Batang Hari, lalu saya jelaskan bahwa seingat saya data yang namanya tersebut sudah pernah ada dan pada waktu itu saya sendiri pernah melakukan searching data tetapi double counting dan tidak dicantumkan dimana beliau mengajar barangkali tidak ter-cheklist-nya item sekolah induk.
Kemudian saya sampaikan kepada teman saya, coba lakukan check ulang melalui fasilitas search ternyata memang ketemu dan betul bahwa datanya tidak terchecklist item sekolah induk, maka cukup dengan klik tanda checklist tersebut maka datanya sudah masuk ke sekolah dimana beliau mengajar, akhirnya data tersebut sudah diperbaiki dan tinggal pengusulan ulang saja ke Sub Bagian Data Setditjen PMPTK di Jakarta.
Cerita yang telah saya gambarkan tersebut, merupakan satu diantara persoalan yang terjadi tentang bagaimana upaya LPMP Provinsi Jambi khususnya Seksi Program dan Sistem Informasi (PSI) memperbaiki data SIM NUPTK, sebetulnya masih banyak contoh lainya yang secara bertahap akan saya gambarkan dengan tujuan untuk memberi motivasi kepada para Guru untuk tetap selalu memperbaiki datanya.
Perlu saya gambarkan apa yang terjadi dan bagaimana proses validasi yang dilakukan di Seksi Program dan Sistem Informasi LPMP Provinsi Jambi, memang hari demi hari Seksi PSI tetap terus melakukan Validasi data, sepanjang adanya informasi koreksi perbaikan data dari PTK melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Proses koreksi yang dilakukan oleh PTK melalui data print out NUPTK yang dikirimkan ke sekolah-sekolah dan telah diperbaiki sendiri oleh PTK yang bersangkutan, yang selanjutnya dikirimkan kembali ke LPMP Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Sedangkan bagi guru yang belum ter-entri tetap dikirimkan melalui Sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk mendapatkan verifikasi kebenaran data tersebut.
Gambar diatas menunjukan bagaimana proses validasi yang dilakukan di LPMP, hal ini bertujuan untuk memeriksa data yang masuk tersebut secara benar dan teliti, tentu secara berangsur-angsur dan tidak bisa sekaligus selesai dalam waktu yang singkat.
Data yang telah divalidasi tersebut kemudian diarsipkan di dalam raw data, sedangkan soft copy data base yang belum memperoleh Nomor NUPTK dikirim ke Sub Bagian Data Setditjen PMPTK untuk mendapatkan Nomor NUPTK, mudah-mudahan menjelang akhir tahun 2008 ini seberapapun data yang telah ada akan disampaikan kembali kepada Sekolah .... dan begitulah seterusnya agar data tersebut semakin baik dan benar.

1 komentar:
Majuterus Dunia Pendidikan Jambi. Salam kenal dari saya Rosenman Manihuruk (Wartawan Harian Umum Batak Pos di Jambi) Email : rosenmanmanihuruk@gmail.com Blog : www.rosenmanmanihuruk.blogspot.com
Posting Komentar